Cuan Melon Hidroponik Berbekal Ilmu Media Sosial

Medcom • 21 April 2026 09:53
Bengkulu: Berawal dari rasa penasaran saat menjelajahi media sosial, seorang petani di Rejang Lebong, Bengkulu, justru menemukan peluang baru yang mengubah hidupnya. Hari Yanto, warga Desa Air Meles Bawah, kini sukses membudidayakan melon jenis Merlin dengan sistem hidroponik di lahan terbatas, membuktikan bahwa teknologi digital dapat menjadi jembatan menuju kesejahteraan.

Tanpa latar belakang pendidikan pertanian modern, Hari Yanto belajar secara otodidak melalui berbagai konten di internet. Ia kemudian menerapkan teknik smart farming di lahannya. Meski berada di dataran tinggi dengan suhu relatif dingin, sistem hidroponik yang digunakan mampu menciptakan kondisi tanam yang lebih terkontrol dan efisien.

Di lahan seluas 10x21 meter, terdapat ratusan lubang tanam yang menghasilkan panen hingga ratusan kilogram dalam satu siklus. Dengan masa tanam sekitar dua bulan dan tingkat keberhasilan mencapai 90 persen, hasil panen melon tersebut mampu memberikan omzet hingga belasan juta rupiah.

Kisah Hari Yanto menjadi contoh nyata bagaimana pemanfaatan teknologi digital dapat membuka peluang baru di sektor pertanian. Inovasi sederhana namun tepat guna ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberi harapan bagi petani lain untuk berkembang di tengah keterbatasan lahan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MUM)

Medcom Nasional