Kampung Tanpa Matahari di Jakarta Utara, Warga Bertahan di Tengah Keterbatasan

Medcom • 05 Agustus 2026 15:30
Jakarta: Di balik deretan gedung pencakar langit yang menjadi simbol kemajuan ibu kota, terdapat Kampung Tongkol di Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Permukiman padat di bantaran Anak Kali Ciliwung itu dikenal sebagian warga sebagai 'kampung tanpa matahari' karena rapatnya bangunan membuat sinar matahari hampir tidak pernah mencapai lorong-lorong permukiman. Bahkan pada siang hari, lampu rumah masih harus dinyalakan untuk membantu penerangan.

Keterbatasan ruang membuat warga harus beradaptasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Sebagian rumah tidak memiliki dapur sehingga memanfaatkan area sempit di depan rumah untuk memasak. Sirkulasi udara yang kurang baik juga membuat lingkungan terasa panas dan lembap. Meski demikian, warga tetap menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari berbagai penyakit, termasuk demam berdarah yang sempat kerap muncul beberapa tahun lalu.

Sebagian besar warga Kampung Tongkol menggantungkan hidup dari sektor informal, seperti pedagang, buruh pelabuhan, kuli kapal, hingga pekerja harian lepas. Mereka mengaku tetap bertahan karena lokasi permukiman dekat dengan tempat bekerja dan biaya sewa relatif lebih terjangkau dibandingkan kawasan lain di Jakarta. Di tengah keterbatasan, kehidupan sosial warga tetap terjalin erat dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Warga berharap mendapat perhatian pemerintah agar memiliki kesempatan memperoleh pekerjaan yang lebih baik serta akses terhadap hunian yang lebih layak tanpa harus kehilangan mata pencaharian. Bagi mereka, keterbatasan ruang dan minimnya sinar matahari bukan menjadi alasan untuk berhenti berharap akan kehidupan yang lebih baik.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MUM)

Medcom Nasional