Lebanon: Seorang seniman di Lebanon, Lina Jouni, mengubah sisa penembakan dan puing-puing rudal menjadi karya seni. Karya tersebut menjadi cara Jouni mengabadikan jejak perang dan kehancuran yang terjadi di Lebanon.
Jouni yang tinggal di Kota Nabatieh, Lebanon Selatan, mengatakan ide proyek ini bermula dari sebuah puing rudal yang ia temukan setelah serangan di sekitar rumahnya pada 2024. Ia menamai puing tersebut 'Paman Zaytoun'. Beberapa pecahan lain yang digunakan dalam karyanya berasal dari rudal yang menghancurkan rumah-rumah di sekitar tempat tinggalnya.
Pengalaman hidup di tengah serangan berulang juga membuat Jouni belajar mengenali jenis senjata dari puing-puing yang ditinggalkan. Salah satu fragmen yang digunakannya berasal dari reruntuhan rumah milik seseorang yang dekat dengannya.
Bagi Jouni, proyek ini bukan sekadar menciptakan karya seni. Ia menjadikan karya tersebut sebagai bentuk upaya untuk merebut kembali martabat warga Lebanon, terutama ketika mereka tidak memiliki banyak pilihan untuk melawan atau membela diri.
(MUM)