Mencari Jawaban di Balik Hitamnya Setu Bahar

Medcom • 25 Juni 2026 14:57
Depok: Warga di sekitar Setu Bahar, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, masih dihantui persoalan pencemaran air yang terjadi berulang selama bertahun-tahun. Air situ yang terkadang berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau menyengat menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut. Meski kondisi air saat ini terlihat lebih baik, warga mengaku fenomena serupa kerap muncul kembali setelah beberapa waktu.

Selain mengganggu kenyamanan, perubahan kualitas air juga dikhawatirkan berdampak pada lingkungan sekitar. Warga mengaku pernah menemukan ikan mati saat kondisi air memburuk. Berbagai dugaan mengenai sumber pencemaran pun bermunculan, mulai dari limbah domestik hingga aktivitas industri di wilayah hulu aliran sungai yang bermuara ke Setu Bahar. Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai penyebab utama pencemaran tersebut.

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan terus melakukan pemantauan dan pengujian kualitas air untuk mengidentifikasi sumber pencemaran. Berdasarkan hasil pengujian sebelumnya, ditemukan indikasi pencemaran yang berkaitan dengan tingginya kandungan bahan organik di perairan. Meski demikian, pemerintah menegaskan masih diperlukan kajian lebih lanjut untuk memastikan faktor penyebabnya secara menyeluruh.

Setu Bahar memiliki peran penting sebagai ruang hidup masyarakat sekaligus penyangga lingkungan di tengah perkembangan kawasan perkotaan. Karena itu, penyelesaian persoalan pencemaran memerlukan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat. Warga berharap upaya penanganan yang dilakukan dapat menghasilkan solusi nyata sehingga kualitas air Setu Bahar dapat kembali terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MUM)

Medcom Nasional