Harga Plastik Melonjak, Daun Pisang Jadi Solusi UMKM

Medcom • 15 April 2026 11:43
Jember: Lonjakan harga plastik di pasaran memaksa para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk mencari alternatif pengemasan yang lebih terjangkau. Di berbagai daerah, pedagang makanan hingga perajin tempe mulai beralih menggunakan daun pisang sebagai pembungkus alami yang dinilai lebih ekonomis sekaligus ramah lingkungan.

Perubahan ini berdampak langsung pada meningkatnya permintaan daun pisang. Para penjual mengaku penjualan yang biasanya hanya sekitar 60 gulung per hari kini melonjak hingga 100 gulung, dengan harga berkisar Rp5.000 hingga Rp6.000 per gulung. Pembeli pun didominasi oleh pedagang makanan tradisional dan bunga yang membutuhkan kemasan praktis namun tetap menjaga kualitas produk.

Selain lebih hemat, penggunaan daun pisang juga dinilai mampu menjaga kesegaran makanan. Hal ini dirasakan oleh para pelaku usaha yang sebelumnya harus menanggung biaya tinggi akibat kenaikan harga plastik. Di Jember, para perajin tempe mengaku biaya produksi meningkat setelah harga plastik naik dari Rp11.000 menjadi Rp15.000 per kilogram, ditambah harga kedelai impor yang ikut merangkak naik.

Kondisi ini merupakan dampak dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu pasokan bahan baku global. Meski menambah tantangan bagi pelaku usaha, peralihan ke daun pisang justru membawa sisi positif bagi lingkungan karena lebih mudah terurai dibandingkan limbah plastik, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi penjual daun alami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MUM)

Medcom Nasional