Jakarta: Buku tak selalu harus menunggu pembacanya datang. Berangkat dari semangat itulah, Edi Dimyati menghadirkan Kargo Baca, sebuah perpustakaan bergerak yang membawa ratusan buku langsung ke lingkungan tempat tinggal anak-anak. Melalui program ini, Edi berupaya menumbuhkan minat baca dengan cara yang lebih dekat, menarik, dan menyenangkan.
Menggunakan sepeda kargo yang dimodifikasi, Edi rutin mengunjungi berbagai lokasi seperti taman, sekolah, taman pendidikan Al-Qur'an, hingga kawasan permukiman. Berawal dari koleksi buku pribadinya, ia ingin agar buku-buku tersebut tidak hanya tersimpan di rumah, tetapi juga dapat dinikmati oleh lebih banyak anak sebagai sarana belajar dan memperluas wawasan.
Sejak diluncurkan pada 2017, Kargo Baca telah menjangkau lebih dari 120 titik kegiatan. Tak hanya menyediakan buku bacaan, setiap kunjungan juga diisi dengan berbagai aktivitas interaktif seperti permainan edukatif, sulap, kuis, dan sesi tanya jawab. Pendekatan tersebut membuat anak-anak semakin antusias untuk membaca sekaligus menjadikan literasi sebagai kegiatan yang menyenangkan.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Edi tetap konsisten menjalankan Kargo Baca. Ia berharap gerakan serupa dapat berkembang di berbagai daerah dengan menyesuaikan kondisi setempat, sehingga semakin banyak anak memiliki kesempatan menikmati buku tanpa harus datang ke perpustakaan. Menurutnya, semakin banyak pihak yang terlibat, semakin kuat pula budaya literasi yang tumbuh di tengah masyarakat.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MUM)