Jakarta: Debu vulkanik Gunung Anak Krakatau membuat warga di sejumlah wilayah Jakarta mulai memburu masker. Lapak penjual masker di kawasan kolong Tol Andara, Jakarta Selatan, mendadak ramai didatangi warga setelah mereka menemukan debu halus menempel di kendaraan, teras rumah, dan sejumlah permukaan di lingkungan sekitar. Sebagian warga bahkan membeli masker dalam jumlah lebih banyak untuk persediaan jika kondisi debu terus berlanjut.
Warga mengaku membeli masker tambahan sebagai bentuk antisipasi, terlebih setelah adanya imbauan penggunaan masker. Sejumlah warga juga mulai membiasakan anak-anak menggunakan masker saat beraktivitas. Meski permintaan meningkat, harga masker di lapak tersebut disebut masih normal, yakni sekitar Rp10 ribu hingga Rp25 ribu per kotak, tergantung merek dan jenisnya.
Lonjakan pembelian turut berdampak pada omzet pedagang masker. Neni, salah satu penjual masker, mengaku dagangannya jauh lebih ramai dibandingkan hari biasa. Sejak pagi, warga terus berdatangan untuk membeli masker dan jumlah penjualan disebut meningkat hingga empat kali lipat. Tingginya permintaan membuat Neni harus segera menambah pasokan agar stok tetap tersedia.
Kondisi ramainya pembeli tersebut menunjukkan meningkatnya kewaspadaan warga terhadap dampak debu vulkanik. Meski begitu, hingga saat ini harga masker di lapak tersebut masih berada dalam kisaran normal. Warga pun memilih membeli masker sebagai langkah antisipasi untuk melindungi diri, terutama jika paparan debu masih terjadi dalam beberapa hari ke depan.
(MUM)