Kawasan Nglanggeran dapat ditempuh melalui perjalanan darat sekitar 1,5 jam dari pusat Kota Yogyakarta. Daya tarik utamanya adalah Gunung Api Purba Nglanggeran yang diperkirakan aktif sekitar 20 juta tahun lalu, dengan ketinggian kurang lebih 600 meter di atas permukaan laut. Wisatawan dapat memilih aktivitas trekking atau mendaki menuju puncak untuk menikmati panorama alam dari ketinggian.
Selain gunung purba, kawasan ini juga memiliki Telaga Embung Nglanggeran, sebuah telaga buatan yang berada di puncak perbukitan. Dari lokasi tersebut, pengunjung dapat menikmati pemandangan Gunung Api Purba sambil bersantai bersama keluarga. Keindahan alam dan pengelolaan berbasis masyarakat ini mengantarkan Desa Wisata Nglanggeran meraih predikat sebagai salah satu desa wisata terbaik dunia versi UNWTO pada 2021.
Salah seorang wisatawan asal Jakarta mengaku terkesan dengan keasrian alam Nglanggeran yang masih terjaga. Usai menjelajah kawasan wisata, pengunjung juga dapat membawa pulang oleh-oleh khas berupa cokelat Nglanggeran yang diproduksi langsung oleh warga setempat dari kakao lokal. Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih lama, tersedia berbagai pilihan homestay milik warga. Selama masa libur akhir tahun, jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran pun tercatat mengalami peningkatan.
(Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)