Dalam audiensi bersama Metro TV, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memaparkan skenario rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan. Skema tersebut hampir serupa dengan tahun sebelumnya, yakni pemberlakuan contraflow, one way lokal atau sepenggal, hingga one way nasional untuk mengurai penumpukan kendaraan.
Agus mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memperhitungkan jarak dan waktu tempuh perjalanan. Ia menyoroti waktu menjelang berbuka puasa sebagai periode rawan kemacetan, baik di rest area maupun di sepanjang jalur tol akibat kendaraan yang menepi untuk berbuka.
Menurutnya, Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik, tetapi juga memastikan keamanan masyarakat selama momentum Ramadan dan Idulfitri. Polri berupaya menjaga situasi tetap aman, baik dari sisi lalu lintas maupun potensi gangguan kriminalitas. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)