Jepang: Perkembangan teknologi hewan peliharaan di Jepang menghadirkan inovasi baru untuk membantu anjing lansia yang mengalami gangguan pendengaran. Sebuah perusahaan audio asal Kobe, Jepang, mengembangkan kalung khusus yang dirancang untuk mengembalikan komunikasi antara hewan peliharaan dan pemiliknya tanpa prosedur medis yang invasif.
Perangkat bernama Vibone Nezu Pet itu dikembangkan oleh perusahaan Solid Sonic. Berbeda dengan alat bantu dengar konvensional, teknologi ini bekerja dengan mengubah suara pemilik menjadi getaran yang disalurkan melalui leher menuju telinga bagian dalam. Metode tersebut memungkinkan suara diterima tanpa harus melewati gendang telinga yang mengalami kerusakan.
Kalung pintar ini juga dibekali mikrofon cerdas yang hanya akan aktif ketika mendeteksi nama anjing dipanggil oleh pemiliknya. Fitur tersebut dirancang untuk mengurangi stres dan mencegah hewan menerima terlalu banyak rangsangan suara dari lingkungan sekitar, sehingga tetap nyaman saat digunakan sehari-hari.
Kehadiran inovasi ini diharapkan menjadi solusi bagi jutaan anjing lansia di Jepang yang mengalami penurunan fungsi pendengaran seiring bertambahnya usia. Selain membantu menjaga kualitas hidup hewan peliharaan, teknologi tersebut juga memungkinkan hubungan emosional antara anjing dan pemiliknya tetap terjalin dengan baik.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MUM)