Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, bersama sejumlah tokoh dan pejabat daerah. Sebanyak 194 sekolah mengikuti seleksi daring, dan sembilan sekolah terbaik lolos untuk bertanding secara langsung.
Pertandingan dibagi dalam tiga sesi. Para pemenang akan mewakili Jawa Tengah ke tingkat nasional. Kegiatan ini bertujuan membumikan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Lestari Moerdijat mengapresiasi kemampuan peserta yang dinilai tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami substansi materi. “Sebetulnya kita melihat, dan ini sangat membanggakan, karena para peserta bukan hanya mampu menjawab secara hafalan, tetapi juga sudah memahami substansi dan bisa menjelaskannya dengan sangat baik,” ujarnya.
Salah satu peserta, Fatimah Zahra, mengaku telah melalui beberapa tahapan seleksi sebelum tampil di babak utama. Ia bersama tim mempersiapkan diri dengan mempelajari materi 4 Pilar, seperti UUD 1945, wawasan kebangsaan, wawasan nusantara, NKRI, dan Pancasila. “Setelah lolos, kami belajar lebih keras lagi, tetap menjaga istirahat, dan berdoa,” ujarnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)