Lapak Baca di Samping Gerobak Cilok, Cara Sederhana Menumbuhkan Minat Baca

Medcom • 07 Juli 2026 11:52
Bandung: Ramainya lalu lintas Jalan Dago, Kota Bandung, sebuah gerobak cilok di Taman Cikapayang menghadirkan pemandangan yang berbeda. Di samping lapak dagangannya, Raja Saud Martua Sinaga menyusun puluhan buku yang dapat dibaca secara gratis oleh siapa saja. Inisiatif sederhana itu mengubah sudut taman menjadi ruang literasi terbuka yang mengundang perhatian warga.

Gagasan tersebut berawal dari kebiasaan Raja membaca buku saat menunggu pembeli. Ia mengaku sering mendapat anggapan bahwa membaca hanya identik dengan kalangan tertentu. Berangkat dari keresahan itu, Raja ingin membuktikan bahwa buku dapat dinikmati oleh siapa pun, tanpa memandang latar belakang pendidikan maupun profesi.

Lapak baca yang mulai dibuka sejak Ramadan kini memiliki sekitar 100 koleksi buku. Sebagian besar merupakan koleksi pribadi yang dibeli dengan uang sendiri, sementara sisanya berasal dari teman-teman yang secara sukarela menyumbangkan buku. Kehadiran lapak ini juga melahirkan komunitas Insomnia Book Club, ruang bagi masyarakat untuk membaca, berdiskusi, dan bertukar gagasan pada malam hari.

Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Banyak pengunjung yang awalnya hanya melintas akhirnya singgah untuk membaca dan berbincang. Bagi Raja, lapak baca bukan sekadar tempat meminjam buku, melainkan ruang sederhana yang diharapkan dapat menumbuhkan budaya literasi serta membuktikan bahwa kebiasaan membaca bisa dimulai dari mana saja, bahkan dari sebuah gerobak cilok.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MUM)

Medcom Nasional