Hindari Kepadatan, Santri Situbondo Pilih Mudik Lebih Awal

Medcom • 10 Februari 2026 17:41
Situbondo: Menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadan, ribuan santri dan santriwati dari sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Situbondo memilih mudik lebih awal. Mereka berasal dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Ponpes Banyu Putih, serta Ponpes Walisongo Mimbaan Panji, yang mayoritas santrinya berasal dari kepulauan Madura.

Mudik lebih awal dipilih untuk menghindari kepadatan penumpang yang kerap terjadi di Pelabuhan Jangkar saat memasuki bulan Ramadan. Selain mengantisipasi antrean panjang, para santri juga memanfaatkan program mudik gratis yang difasilitasi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Tercatat sekitar 500 santri dan santriwati diberangkatkan menggunakan dua armada kapal, yakni KM Dharma Kartika dan KMP Munggiyango Hulalo. Para santri diberangkatkan menuju sejumlah wilayah kepulauan, di antaranya Raas, Sapudi, dan Kangean.

Program mudik gratis santri ini tidak hanya dilakukan menjelang Ramadan, tetapi juga akan kembali diberlakukan pasca Lebaran Idulfitri. Nantinya, para santri dijadwalkan kembali ke pondok pesantren sekitar sepekan setelah Hari Raya Idulfitri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MUM)

Medcom Nasional