Mudik lebih awal dipilih untuk menghindari kepadatan penumpang yang kerap terjadi di Pelabuhan Jangkar saat memasuki bulan Ramadan. Selain mengantisipasi antrean panjang, para santri juga memanfaatkan program mudik gratis yang difasilitasi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Tercatat sekitar 500 santri dan santriwati diberangkatkan menggunakan dua armada kapal, yakni KM Dharma Kartika dan KMP Munggiyango Hulalo. Para santri diberangkatkan menuju sejumlah wilayah kepulauan, di antaranya Raas, Sapudi, dan Kangean.
Program mudik gratis santri ini tidak hanya dilakukan menjelang Ramadan, tetapi juga akan kembali diberlakukan pasca Lebaran Idulfitri. Nantinya, para santri dijadwalkan kembali ke pondok pesantren sekitar sepekan setelah Hari Raya Idulfitri. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)