Memasuki area rumah kaca, pengunjung langsung disambut aroma menyengat yang menjadi ciri khas bunga ini. Meski baunya kerap disamakan dengan daging busuk, hal itu justru menambah rasa penasaran. Banyak pengunjung tetap antusias mendekat demi melihat momen langka mekarnya bunga yang jarang terjadi ini.
Tanaman yang berasal dari Sumatra ini memang dikenal memiliki strategi unik untuk bertahan hidup. Aroma tajam yang dihasilkannya berfungsi untuk menarik serangga penyerbuk seperti lalat dan kumbang, yang membantu proses reproduksi tanaman tersebut.
Selain aromanya, bunga bangkai juga memiliki struktur yang tidak biasa. Kumpulan bunga kecil berada di dasar batang tinggi yang disebut spadix, dikelilingi kelopak besar berwarna ungu tua. Keunikan inilah yang menjadikan bunga bangkai tidak hanya menarik secara ilmiah, tetapi juga menjadi magnet bagi para pecinta alam dan wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)