Efisiensi anggaran di Kemendiktisaintek berpotensi memangkas anggaran KIP-K sebesar 9%, yakni Rp1,3 triliun dari pagu awal Rp14,6 triliun.
Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro berkomitmen mempertahankan anggaran KIP-K agar beasiswa tetap berjalan.
Namun, efisiensi ini dapat mengancam 663.821 mahasiswa KIP-K on going yang tidak mendapat beasiswa pada 2025 dan menghentikan penerimaan mahasiswa baru KIP-K.
Hal ini berisiko memperburuk ketimpangan akses pendidikan tinggi bagi kelompok ekonomi rendah dan gagal memutus rantai kemiskinan.
Sumber: Pexels
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)