Suasana kampung tampak semarak dengan dekorasi lampion dan pernak-pernik khas Imlek. Selain mempercantik lingkungan, warga juga mempersiapkan rangkaian kegiatan yang akan digelar usai ibadah dan ziarah ke makam leluhur.
Pada puncak perayaan, warga akan menghadirkan hiburan tradisional gambang kromong sebagai bentuk akulturasi budaya Tionghoa dan Betawi. Beragam makanan khas juga disajikan, seperti kue bugis, kue pepe, kue mangkok, hingga kue keranjang yang identik dengan perayaan Imlek.
Di Kampung Cina Betawi Limo ini tercatat sekitar 30 kepala keluarga dari berbagai marga Tionghoa, seperti Tio, Ce, Tan, Kwe, dan Ko. Melalui perayaan Imlek, warga berharap kehidupan yang lebih cerah serta rezeki yang lebih baik di Tahun Kuda Api. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)