Raut wajah ceria tampak menghiasi anak-anak penyintas bencana yang mengikuti kegiatan tersebut. Melalui cerita tentang tokoh-tokoh Islam seperti Nabi Daud dan Saifuddin Qutuz, Hanan Attaki memberikan dukungan psikologis sekaligus motivasi agar anak-anak tetap bersemangat meraih cita-cita meski tengah berada dalam kondisi sulit.
Menurut Hanan Attaki, keterbatasan bukanlah penghalang untuk menjadi pribadi yang sukses. Ia menegaskan bahwa ujian hidup dapat menjadi jalan untuk tumbuh lebih kuat, terutama jika dijalani dengan keyakinan dan semangat pantang menyerah.
Sementara itu, CEO Save the Children Indonesia, Desi Kurniani Ukar, berharap kegiatan ini dapat membangkitkan semangat anak-anak sekaligus mengetuk kepedulian masyarakat luas terhadap kondisi Aceh pascabencana. Momentum Ramadan, menurutnya, menjadi waktu yang tepat untuk berbagi dan memperkuat solidaritas bagi mereka yang membutuhkan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)