Menteri PPPA Minta Maaf Soal Kontroversi Gerbong

Medcom • 30 April 2026 15:26
Jakarta: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas pernyataannya yang menuai kontroversi terkait usulan pemindahan gerbong khusus wanita ke bagian tengah rangkaian kereta. Pernyataan tersebut sebelumnya disampaikan usai insiden kecelakaan kereta di kawasan Bekasi Timur.

Dalam klarifikasinya, Arifatul menegaskan tidak ada maksud untuk membandingkan atau mengabaikan keselamatan penumpang lain. Ia menyadari bahwa pernyataannya kurang tepat, terutama di tengah suasana duka yang masih dirasakan para korban dan keluarga terdampak.

Menurutnya, keselamatan seluruh penumpang, baik perempuan maupun laki-laki, harus menjadi prioritas utama. Ia juga menekankan bahwa fokus utama dalam situasi seperti ini seharusnya adalah penanganan korban serta empati kepada semua pihak yang terdampak insiden.

Sebelumnya, usulan pemindahan posisi gerbong wanita menjadi perbincangan publik. Sejumlah pihak menilai wacana tersebut perlu dikaji lebih matang dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, kenyamanan, serta sistem operasional transportasi. Pemerintah pun diharapkan dapat menghadirkan kebijakan yang inklusif dan berpihak pada keselamatan seluruh pengguna transportasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MUM)

Medcom Nasional