Perjuangan Ibu Bekerja Berikan ASI Eksklusif di Tengah Padatnya Aktivitas

Medcom • 06 Agustus 2026 12:43
Jakarta: Di tengah padatnya aktivitas dan tuntutan pekerjaan, banyak ibu bekerja tetap berkomitmen memberikan ASI eksklusif bagi buah hati mereka. Salah satunya Annika Risma, yang memulai hari sejak pukul 04.00 WIB untuk menyiapkan kebutuhan keluarga sebelum berangkat bekerja. Perjalanan hampir dua jam menggunakan kereta rel listrik (KRL) hingga jadwal kerja yang padat tidak menyurutkan tekadnya untuk memenuhi kebutuhan ASI sang anak.

Setelah kembali bekerja tiga bulan usai melahirkan, Risma disiplin memompa ASI setiap empat jam sekali. Hasil perahan ASI disimpan dalam tas pendingin yang selalu dibawanya selama perjalanan agar tetap terjaga kualitasnya hingga tiba di rumah. Menurutnya, menjaga pola makan dan mengelola stres menjadi kunci untuk mempertahankan kualitas serta kuantitas ASI di tengah kesibukan bekerja.

"Sedih kalau tidak bisa memberikan ASI sesuai kebutuhan anak. Tapi kita juga harus bekerja. Jadi saya berusaha makan yang bergizi dan mengurangi stres, karena stres sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas ASI," ujar Risma.

Bagi Risma, memberikan ASI bukan tentang menjadi ibu yang sempurna, melainkan memberikan yang terbaik bagi buah hati. Pada momentum Pekan ASI Sedunia, kisahnya menjadi pengingat bahwa dukungan keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar ibu bekerja dapat terus memberikan hak terbaik bagi anak melalui ASI eksklusif.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MUM)

Medcom Nasional