Saat arus lalu lintas padat, tidak sedikit kendaraan yang kehilangan tenaga di tanjakan. Melihat kondisi tersebut, warga sigap membantu dengan mengganjal ban menggunakan balok kayu agar kendaraan tidak mundur dan membahayakan pengendara lain.
Jasa ganjal ban dadakan ini kerap muncul setiap musim mudik Lebaran. Para warga tidak mematok tarif tertentu dan menerima bayaran seikhlasnya dari pengendara yang dibantu.
Meski demikian, dalam kondisi ramai, mereka mengaku bisa memperoleh penghasilan hingga Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per hari.
Salah satu warga mengatakan, penghasilan tersebut bergantung pada tingkat kepadatan lalu lintas. Sementara itu, pengendara mengaku terbantu dengan keberadaan jasa ini karena dapat mencegah kecelakaan sekaligus memperlancar arus kendaraan di tanjakan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)