Selain itu, kebiasaan buruk seperti menggigit kuku harus dihindari karena selain merusak kuku dan memicu luka, hal ini juga sering kali berkaitan dengan kondisi psikologis seperti rasa cemas yang perlu dikonsultasikan dengan ahli. Kuku yang sehat juga membutuhkan hidrasi yang cukup; jika kuku tampak kusam, terasa kasar, mudah patah, atau ujungnya terbelah, itu tandanya kuku sedang mengalami dehidrasi akibat sering terpapar air, bahan kimia sabun, atau udara kering.
Untuk menunjang penampilan yang on point, berbagai perawatan kecantikan seperti manicure, pedicure, penggunaan cat kuku (kutek), gel polis, hingga kuku palsu bisa menjadi pilihan menarik. Namun, sebelum melakukan nail art, sangat penting untuk memastikan kuku dalam kondisi sehat, bersih, kering, dan tidak ada luka di sekitarnya guna menghindari iritasi atau infeksi.
Penggunaan pelembap seperti hand cream atau cuticle oil, serta memakai sarung tangan saat melakukan pekerjaan rumah tangga sangat disarankan untuk melindungi kuku dari bahan kimia keras. Terakhir, hindari memakai cat kuku terlalu lama, maksimal dua hingga tiga minggu saja, agar kuku tetap bisa "bernapas" dan kesehatannya terjaga. Saat memilih salon, pastikan untuk melihat ulasan pelanggan dan pilihlah jasa nail artist yang tidak hanya mengutamakan keindahan gambar, tetapi juga peduli pada edukasi kesehatan kuku pasiennya.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)