Kombinasi ekosistem kuat dan fitur lintas perangkat, selama ini keunggulan utama MacBook milik Apple terletak pada ekosistemnya yang sangat solid. Google tampaknya ingin menantang dominasi tersebut secara langsung. GoogleBook dirancang dengan mengombinasikan sistem operasi Android dan ChromeOS.
Kombinasi ini memungkinkan GoogleBook terintegrasi penuh dengan berbagai device Android. Pengguna nantinya bisa mengakses dan mengontrol ponsel mereka langsung lewat laptop, sebuah fitur integrasi lancar yang selama ini menjadi daya tarik utama pengguna Mac. Di sisi lain, sentuhan ChromeOS tetap dipertahankan untuk menjamin pengalaman berselancar yang ringan, ringkas, dan super cepat.
Hingga saat ini, Google masih berfokus pada pameran fitur-fitur AI dan perangkat lunaknya saja. Belum ada informasi resmi lebih lanjut mengenai spesifikasi perangkat keras (hardware), tanggal rilis global, maupun harga yang akan dibanderol untuk satu unit GoogleBook.
Kehadiran GoogleBook jelas menjadi angin segar sekaligus ancaman serius bagi para kompetitor di kelas laptop premium. Kalau menurut Anda, apakah laptop berbasis AI ini bakal benar-benar bisa menumbangkan dominasi MacBook?
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)