Diet tanpa olahraga memang bisa menurunkan berat badan, tetapi hasilnya cenderung lebih lambat karena metabolisme tubuh ikut menurun saat asupan kalori dikurangi. Olahraga membantu menjaga massa otot dan mempercepat proses pembakaran kalori sehingga penurunan berat badan lebih optimal.
Selain itu, diet tanpa aktivitas fisik dapat menyebabkan berkurangnya massa otot dan kepadatan tulang. Kondisi ini berisiko menurunkan kekuatan tubuh, memperlambat metabolisme, hingga meningkatkan risiko osteoporosis dan gangguan hormon.
Tak hanya itu, berat badan yang berhasil turun juga lebih mudah naik kembali ketika diet dihentikan. Kondisi yang dikenal sebagai yo-yo dieting ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan meningkatkan risiko berbagai penyakit di kemudian hari.
Sumber Pexels
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)