Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan jumlah tes COVID-19 yang dilakukan Indonesia sudah 2,4 juta. Menurut Airlangga jumlah tes yang dilakukan Indonesia di atas Jepang yang hanya 1,9 juta.
Airlangga mengatakan Indonesia terus melakukan rapid test berbeda dengan negara lain. Airlangga membandingkan dengan Jepang yang hanya melakukan rapid test kepada orang bergejala. Sementara di Indonesia menurut Airlangga, orang yang tak bergejala pun diizinkan melakukan rapid test.
Airlangga menyebut Indonesia lebih detail dalam melakukan pengetesan. Airlangga mengatakan semakin banyak pengetesan semakin banyak yang terlacak.
Sumber Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id