Belum saatnya kita bersikap santai menghadapi pandemi COVID-19. Apalagi kasus COVID-19 di Indonesia masih terus mengalami kenaikan setiap harinya. Bahkan akumulasi kasus positif COVID-19 di Indonesia sudah mencapai angka lebih dari 100 ribu kasus. Di sisi lain, muncul adanya klaster baru penyebaran virus COVID-19 di perkantoran.
Kasus positif COVID-19 yang terus meningkat di Indonesia tak lepas dari perilaku masyarakat yang tidak disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Setelah sejumlah provinsi, kabupaten, dan kota, mencabut kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sebagian masyarakat beranggapan bahwa kebiasaan yang sering dilakukan sebelum PSBB bisa boleh dijalankan lagi. Mereka seolah lupa bahwa kebiasaan lama sebelum pandemi COVID-19 tak sepenuhnya bisa dilakukan lagi. Inilah masa yang disebut sebagai new normal (kenormalan baru) atau ada yang menyebutnya sebagai adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Tak heran apabila Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa kali menyoroti ketidakdisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.
Lantas, efektifkah penerapan new normal saat ini? Benarkah masyarakat makin lalai protokol kesehatan dan bahkan tidak takut COVID-19? Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id