Jadi Pertanyaan, Peneliti ISSES: Pistol Glock-17 Bharada E Dari Siapa?

Indra Maulana • 18 Juli 2022 14:33
Seiring penyelidikan kasus penembakan Brigadir J, muncul pertanyaan-pertanyaan publik terkait senjata yang digunakan Bharada E. Peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto mengatakan bahwa senjata organik Polri terbatas dan ada aturan dasar keprajuritan bahwa seorang Tamtama hanya diperbolehkan membawa senjata ketika berjaga itupun hanya senjata laras panjang. Bambang menganalisis jika Bharada E menggunakan Pistol Glock, hal itu sangat lompat jauh melihat Bharada E berada di level pangkat paling bawah kepolisian. Dari siapa Bharada E mendapat Pistol Glock-17 dan apa fungsinya senjata tersebut diberikan kepada Bharada E. Apakah negara ini terlalu mencengkam hingga perlu membawa senjata pembunuh berisi 17-18 peluru.

Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(ARV)

CrossCheck Crosscheck Penembakan Polisi Polri