Zulhas menyoroti perubahan perilaku masyarakat imbas dukungan di Pilpres 2024. Di beberapa daerah, Zulhas berkelakar ada sebagian masyarakat yang sampai enggan menyebutkan kata atau diksi yang menjadi identitas salah satu pasangan calon. Zulhas kemudian melanjutkan dengan mengatakan jumlah jari orang saat duduk tahiyat juga sudah berubah
Guru Besar Komunikasi Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Karim Suryadi, menilai perilaku tersebut sulit disebut sebagai dari‘slip of tongue’ atau mengada-ada. Sebab Karim menyebut ada teks yang sudah tertera ketika Zulhas menyampaikan pidato tersebut.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)