Hidupkan Literasi di Tengah Pandemi, Room to Read Luncurkan Literacloud.org

Video Advertorial
Medcom • 14 September 2020 10:53
Jakarta: Dalam rangka mendukung penguatan literasi pada masa pandemi covid-19, Room to Read bersama ProVisi Education meluncurkan pelantar digital Literacloud.org pada Sabtu, 12 September 2020, dalam acara bertajuk “Menelusuri Literasi – Dari Hulu Menuju Hilir, dari Kreator Buku Anak untuk Perpustakaan Sekolah dan Masyarakat Indonesia.”

Peluncuran dilakukan secara daring di Jakarta sebagai bagian dari Sarasehan Literasi Sekolah #08 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidkan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Satgas GLS (Gerakan Literasi Sekolah).

“Kita sama-sama menyadari bahwa anak-anak di Indonesia membutuhkan akses ke lebih banyak buku yang mampu membangun kecintaan membaca dan mengembangkan keterampilan literasi dini. Kami memahami bahwa ada siswa-siswa lebih dari 144 ribu SD di seluruh Indonesia yang ingin membaca lebih banyak lagi,” kata CEO Room to Read Geetha Murali, dalam sambutannya.

LiteracyCloud.org berisi lebih dari 1.000 buku cerita digital berkualitas tinggi untuk anak-anak, baik dalam Bahasa Indonesia maupun bahasa-bahasa lain. Literacycloud.org juga memiliki video pengembangan profesional literasi bagi guru untuk membangun kegiatan membaca yang efektif dengan anak-anak serta video bagi para kreator buku yang mendukung pengembangan lebih banyak buku anak-anak yang berkualitas.

Diwawancara secara daring dari Colorado, AS, Direktur Program Room to Read untuk Indonesia Joel Bacha,  mengungkapkan Literacycloud.org dikembangkan di Indonesia oleh ProVisi Education dan para mitra baik dari penerbit Indonesia maupun oganisasi lokal di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.

“Indonesia merupakan negara pertama yang mengembangkan platform digital literacycloud.org. Indonesia kami pilih karena keberagamannya, dan dengan demikian memiliki banyak sumber pembelajaran bagi negara-negara lain,” katanya.

Melalui keberadaan LiteracyCloud.org, guru tidak perlu lagi menghadiri lokakarya tatap muka untuk mempelajari cara melakukan aktivitas membaca yang menyenangkan dan menarik. Sebagai gantinya, guru dapat belajar dengan menonton video di ponselnya. Jika guru tidak memiliki buku cerita cetak, mereka masih dapat membacakan cerita kepada murid-muridnya dengan memproyeksikannya di dinding. Dan jika guru atau orang tua atau siswa tidak memiliki akses internet di wilayah mereka, mereka masih tetap dapat menikmati buku-buku secara luring dengan fitur "simpan luring" di literacycloud.org.

Sejak Maret 2020, platform ini telah diperkenalkan dan digunakan oleh sekolah, guru, dan orang tua di seluruh Indonesia untuk mendukung kegiatan belajar dan membaca di rumah. Ryan Rahardjo, Head of Public Affairs SEA, Google, berharap, literacycloud.org mampu menambah ketersediaan cerita anak berbahasa Indonesia dan memupuk kecintaan membaca anak-anak Indonesia.

“Literacycloud.org memfasilitasi bapak ibu guru untuk melatih keahlian literasi para peserta didik dan mempersiapkan mereka menghadapi asesmen baru dan arah perubahan kurikulum baru yang fokus pada penguatan literasi,” kata Sofie Dewayani, Ketua Satgas Gerakan Literasi Sekolah. Sofie menambahkan, upaya literasi tidak dapat terjadi tanpa kolaborasi antara sekolah, lembaga non pemerintah, pemerintah, dan pelaku pendidikan.

Dalam upaya membangun kolaborasi dengan para pemangku kepentingan serta untuk memberikan inspirasi tentang kegiatan literasi yang baru dan inovatif, Lokakarya Literasi juga mengundang Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan, dan guru serta kepala sekolah dari sekolah proyek Google di Sidoarjo, Bali, dan Nusa Tenggara Timur untuk berbagi cerita kegiatan membaca di lingkungan masing-masing. Selain itu, Lokakarya Literasi juga mengundang penulis, ilustrator dan penerbit buku anak yang berbagi pengalaman dan tantangan dalam pengembangan buku cerita yang disukai anak-anak.

LiteracyCloud.org merupakan wujud evolusi dari teknologi di bidang pendidikan yang memberikan kesempatan luar biasa untuk membangun kebiasaan membaca di kalangan anak-anak di Indonesia dalam skala yang lebih luas. Room to Read dengan senang hati berbagi platform digital ini dengan guru, sekolah, dan orang tua di seluruh Indonesia untuk terus mempromosikan kecintaan membaca di kalangan anak-anak, di mana saja.


(gar)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif