Wabah virus korona terus merebak di indonesia. Pandemi COVID-19 menunjukkan grafik kenaikan hingga lebih dari 140 ribu pasien positif. Selama belum ada vaksin, satu-satunya hal yang dapat dilakukan pemerintah adalah mengantisipasi dampak yang diakibatkan COVID-19 ini.
Pemerintah bergerak cepat untuk memberikan rasa aman pada seluruh warga. Program bantuan sosial tunai atau BST dan program sembako menjadi program yang diberikan pemerintah sejak awal pandemi COVID-19 melanda indonesia.
Untuk BST gelombang pertama telah diberikan mulai bulan april lalu hingga bulan juni dengan nilai bantuan 600 ribu rupiah per bulannya. Pemerintah kembali menyalurkan BST yang disebut sebagai BST gelombang kedua yang dimulai dari bulan juli hingga desember 2020 dengan nilai bantuan 300 ribu rupiah per bulannya.
Kabupaten Kulon Progo menjadi daerah perdana disalurkannya BST gelombang dua yang juga akan dilakukan secara serentak di indonesia. Menteri Sosial Juliari P Batubara meninjau langsung penyaluran BST di Kulon Progo, tepatnya di Kantor Pos Wates. Beberapa jajaran Direktorat Jenderal Kemensos turut hadir dalam penyaluran BST dan bansos sembako ini. Diantaranya Sekjen Kemensos, Hartono Laras, Dirjen PFM Asep Sasa Purnama, Dirjen Linjamsos Pepen Nazarudin, Direktur PFM wilayah dua I Wayan Wirawan dan jajaran Kemensos lainnya.
Secara keseluruhan penerima BST di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat 136.520 KPM yang tersebar di lima kabupaten atau kota. Kabupaten Kulon Progo sejumlah 20.844 KPM dengan bantuan senilai 6,2 miliar rupiah per bulan. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id