Kronologi Gugurnya Serma Rama Wahyudi di Kongo

Prime Talk konflik kongo
MetroTV • 25 Juni 2020 00:24
Seorang anggota Pasukan Penjaga Perdamaian asal Indonesia yang tergabung dalam misi MONUSCO, Serma Rama Wahyudi, dilaporkan gugur dalam serangan di Kongo. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan duka cita. Simpati dan apresiasi mengalir pada almarhum atas pengabdiannya menjaga perdamaian dunia.

Retno mengatakan Serma Rama meninggal akibat serangan yang terjadi pada misi perdamaian PBB di Kongo tersebut. Serangan oleh kelompok militan terjadi pada Senin, 22 Juni malam waktu setempat. Indonesia, kata Retno, memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Serma Rama yang gugur dalam bertugas.

Anggota pasukan perdamaian dari Indonesia terbunuh dan seorang lainnya terluka dalam serangan oleh milisi pada Senin malam, 22 Juni 2020 di bagian timur Republik Demokratik Kongo. Dalam sebuah pernyataan, Kepala MONUSCO Leila Zerrougui mengutuk serangan itu, yang katanya dilakukan oleh "tersangka anggota ADF" yakni Pasukan Sekutu Demokrat, sebuah kelompok bersenjata terkenal di timur negara tersebut.
 
Tentara itu telah mengambil bagian dalam proyek untuk membangun jembatan di daerah Hululu. ADF adalah gerakan Muslim terutama yang berasal dari negara tetangga Uganda pada 1990-an, yang menentang pemerintahan Presiden Uganda Yoweri Museveni. Pada 1995, kelompok itu pindah ke Republik Demokratik Kongo, yang menjadi basis operasinya, meskipun mereka tidak melakukan serangan di Uganda selama bertahun-tahun.

Courtesy: Metro TV

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif