Atlet Australia, Joanna Wietrzyk, akhirnya buka suara menyusul insiden 'cepirit' di HYROX Beijing baru-baru ini.
Wietrzyk memutuskan mundur secara retroaktif dari hasil perlombaan dan mengembalikan poin yang diperolehnya. Sebelumnya, ia keluar sebagai juara dengan catatan waktu 1 jam 1 menit 23 detik meski mengalami gangguan kesehatan di tengah lomba.
Joanna mengaku saat pertandingan dimulai dirinya merasa bugar dan sehat sehingga tidak menyangka akan mengalami masalah kesehatan. Insiden diare yang dialaminya kemudian viral di media sosial.
Ia juga menyadari kejadian tersebut berdampak pada banyak pihak dan menyampaikan permintaan maaf kepada semua yang terdampak. Dari pengalaman itu, Joanna mengaku belajar bahwa ada hal yang lebih penting daripada lomba dan dirinya harus tahu kapan waktunya berhenti.
Sementara itu, salah satu pendiri HYROX, Moritz Fürste, sebelumnya meminta maaf dan mengakui panitia seharusnya mengambil tindakan saat insiden terjadi.
Dok. Instagram/joannawietrzyk
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
(rzs)