Direktur Eksekutif ISESS (Institute for Security and Strategic Studies), Khairul Fahmi mengatakan anggaran negara sudah sangat terbatas untuk alat utama sistem senjata (alutsista). Sehingga, sudah tidak bisa di efisiensi.
Namun, menurutnya, bijak dalam menggunakan anggaran lebih kepada bagaimana anggaran yang sudah terbatas dan ketat benar-benar digunakan secara akuntabel. Anggaran tersebut juga harus digunakan sesuai peruntukannya.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta anggaran pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) digunakan secara bijak. Sehingga, anggaran yang digunakan tak hanya bermanfaat pada penguatan pertahanan Indonesia.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)