Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengumumkan telah terjadi awan panas guguran Gunung Merapi, pada Rabu (18/9) pukul 09.05 WIB.
Awan panas guguran ini dapat disaksikan tanpa menggunakan alat bantu. Sebab, saat terjadi awan panas, cuaca cerah dan dapat dilihat secara jelas.
Gulungan awan panas itu bergulung-gulung dari puncak gunung mengarah ke barat daya masuk ke hulu Sungai Bebeng. Awan panas guguran ini mencapai jarak luncur 1,1 kilometer dari puncak. Awan panas guguran tersebut berlangsung selama 112 detik.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)