Warga Cipageran Asri Cimahi Penuhi Kebutuhan Pasien Korona

Medcom Nasional Virus Korona
Roni Kurniawan • 10 April 2020 20:28
Satu keluarga di Kompleks Cipageran Asri, Kota Cimahi, Jawa Barat, harus menjalani isolasi mandiri setelah salah satu penghuninya terpapar positif covid-19 atau virus korona usai mengikuti kegiatan keagamaan di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Solidaritas warga sekitar sangat memberikan dukungan moril serta membantu segala kebutuhan pangan untuk keluarga tersebut.

Satu keluarga tersebut yakni sepasang suami istri dan dua orang anak. Mereka harus menjalani isolasi mandiri karena kepala keluarga berinisial M lebih dahulu dinyatakan positif setelah menjalani tes yang dilakukan Pemprov Jabar. Sementara istri dan dua anaknya telah dinyatakan negatif usai jalani tes, namun kini berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Hingga kini, sudah 10 hari mereka menjalani isolasi mandiri. Akan tetapi hubungan sosial mereka tidak hilang dengan warga lainnya.

Bahkan warga Cipageran Asri silih bergantian menyiapkan kebutuhan mereka sehari-hari. Mulai dari makanan yang telah di masak, atau pun kebutuhan lainnya agar keluarga tersebut tetap menjalani isolasi dirumah.  

Ester Juliana Turnip, 52, salah seorang warga Cipageran Asri menjadi orang yang mengantarkan makanan serta kebutuhan lainnya untuk keluarga tersebut. Ester mengaku, mendapat amanah dari Forum Cipageran Asri untuk melakukan hal itu.

"Nah waktu Forum Cipageran Asri ini menunjuk saya untuk mengantar makanan setiap hari ke rumahnya warga yang sudah terpapar, saya rada takut juga. Tapi karena harus semangat menolong, karena warga Cipageran Asri dari dulu kompak, bukan saat ini saja. Jadi saya terima tugas itu," kata Ester saat ditemui Medcom.id usai mengantarkan makanan ke warga terpapar korona di Komplek Cipageran Asri, Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat, 10 April 2020.

Ester mengaku, tugasnya mengantar makanan dilakukan sehari-hari. Ester baru memberikan makanan dan kebutuhan tersebut usai Forum Cipageran Asri menghubunginya jika sudah siap untuk diantarkan.

"Makanan yang sudah siap matang, sayur, lauk, buah, beras seperti itu. Ibu Lilik yang mengkoordinir dari ibu-ibu, kalau sudah selesai masak, bu lilik mengontak saya dan saya mengantarkannya," ungkap Ester.

Ester yang dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) seadanya yakni jas hujan serta masker, bergegas ke rumah keluarga tersebut untuk memberikan makanan. Ia tak sungkan lagi meski makanan yang diantarnya untuk keluarga yang terpapar virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

"Jadi setiap hari dengan alat pelindung diri yang seadanya, dari warga juga, dari ibu-ibu, saya terus mengantarkan makanan ke rumah warga yang terpapar," pungkas Ester.
(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif