Para pembeli harus lebih dulu mendapatkan kupon antrean sebagai syarat untuk bisa masuk ke dalam toko. Hal ini membuat warga saling berebut kupon agar bisa berbelanja.
Sebagian besar warga yang mengantre didominasi kaum ibu. Mereka rela menunggu berjam-jam bahkan sudah datang sejak usai sahur dan salat subuh.
Beberapa ibu terlihat membawa anak mereka ikut mengantre. Bahkan ada anak yang terjepit akibat berdesakan di depan pintu masuk toko. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)