London: Kompetisi nail art global di London menampilkan beragam karya ekstrem dan penuh fantasi dari para seniman kuku dunia. Dalam ajang tersebut, peserta menghadirkan desain dengan berbagai tema, termasuk karya The Goddess of World dari seniman asal Italia, Alice Nelly.
Para seniman kuku bekerja langsung di arena lomba dengan batas waktu yang ketat. Karya yang dihasilkan kemudian dinilai berdasarkan konsep, kostum, dan tata rias model. Selain menghadirkan desain fantasi, kompetisi ini juga menjadi ruang bagi para peserta untuk mengeksplorasi kreativitas melalui bentuk dan karakter kuku yang tidak biasa.
Alice Nelly berhasil meraih posisi kedua pada kategori fantasi. Sementara itu, medali emas diraih Pitt Yeung dari Hong Kong melalui karya bertema Fox Spirit. Global Director Nailympia, Alex Fox, mengatakan kompetisi tersebut memberikan kesempatan bagi para profesional untuk mengekspresikan kreativitas di luar pekerjaan mereka sehari-hari di salon.
Meski waktu pengerjaan hanya sekitar satu hingga dua jam, para peserta tetap dituntut menghasilkan karya dengan detail dan konsep yang kuat. Mereka pun terus berlatih untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkenalkan karya dan studio mereka ke kancah nail art internasional.
(MUM)