Pemerintah terus mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu mengatasi karhutla di Kalimantan. OMC dilakukan dengan meningkatkan peluang hujan di wilayah rawan, disertai pemadaman darat, patroli, dan deteksi dini.
Di Kalimantan Barat, OMC telah dilakukan pada 13–17 Agustus 2026 dengan 9 sorti penerbangan. Peluang operasi kembali terbuka pada 23–27 Agustus, menyesuaikan kondisi awan yang mendukung penyemaian.
Sementara di Kalimantan Tengah, OMC sudah digelar dalam dua periode, yakni 27 Juli–4 Agustus dan 11–15 Agustus. Saat ini peluang pelaksanaan kembali masih minim karena kondisi atmosfer belum mendukung.
Untuk Kalimantan Selatan, pemerintah terus memantau perkembangan cuaca, titik panas, dan kondisi karhutla. Pelaksanaan OMC akan disesuaikan dengan ketersediaan awan potensial dan kebutuhan di lapangan.
Selain OMC, pemerintah juga menambah dukungan armada udara di Kalimantan Tengah, seperti helikopter patroli, pesawat fixed wing, dan helikopter water bombing. Namun, asap pekat di sejumlah wilayah membuat jarak pandang terbatas sehingga operasi udara harus mempertimbangkan faktor keselamatan.
Ketika kondisi cuaca belum memungkinkan untuk OMC maupun water bombing, tim di darat tetap melakukan pemadaman, penyekatan, pembasahan, pendinginan, dan penjagaan di wilayah rawan.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)