Aksi bersih pantai tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, bersama kader dan pelajar sekolah Muhammadiyah di Bali. Mereka memunguti berbagai jenis sampah, mulai dari limbah plastik hingga botol minuman sekali pakai yang terbawa arus laut ke pesisir Pantai Kedonganan.
Bagi Muhammadiyah, budaya hidup bersih bukan sekadar respons terhadap isu lingkungan yang sedang ramai diperbincangkan. Nilai tersebut telah lama menjadi bagian dari tradisi organisasi dan terus ditanamkan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Seruan pemerintah terkait kepedulian lingkungan pun menjadi semangat tambahan untuk memperkuat gerakan kolektif menjaga bumi.
Pantai Kedonganan sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata pesisir di Bali yang masih menghadapi persoalan sampah kiriman. Melalui aksi sederhana namun penuh makna ini, para pelajar dan pemuda berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dapat terus tumbuh, sehingga kawasan wisata tetap bersih, nyaman, dan lestari untuk generasi mendatang. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)