Musim Kemarau, Puluhan Makam Kuno Muncul di Dasar Waduk Gajah Mungkur

Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif • 11 September 2026 15:55
Wonogiri: Fenomena tak biasa terlihat di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah. Debit air yang menyusut akibat musim kemarau membuat puluhan makam kuno di dasar waduk kembali terlihat. Makam-makam tersebut berada di wilayah Desa Kenteng, Kecamatan Wuryantoro.

Dari pantauan di lokasi, puluhan makam sudah terlihat di dasar waduk, sementara sebagian lainnya masih terendam air. Sejumlah makam menggunakan material menyerupai batu kapur dengan kondisi yang beragam. Ada yang masih terlihat utuh, namun sebagian lainnya telah mengalami pengikisan. Beberapa nisan juga masih memiliki ukiran atau tulisan, meski sebagian besar sudah sulit dibaca karena termakan usia.

Kemunculan makam-makam kuno ini merupakan fenomena yang berulang setiap musim kemarau. Saat debit air kembali meningkat pada musim hujan, makam-makam tersebut diperkirakan akan kembali terendam. Warga setempat menyebut kemunculannya bergantung pada tinggi rendahnya permukaan air waduk.

Waduk Gajah Mungkur dibangun dengan menenggelamkan sejumlah wilayah permukiman. Tercatat 51 desa terdampak pembangunan waduk yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Wonogiri. Kawasan yang kini menjadi dasar waduk, termasuk lokasi makam-makam tersebut, dulunya merupakan area permukiman dan pemakaman warga. Kemunculannya pun menjadi jejak sejarah kawasan lama yang kini berada di bawah permukaan waduk.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MUM)

Medcom Nasional Musim Kemarau Kemarau dan kekeringan