Bayi gajah tersebut merupakan anak dari pasangan indukan Mega yang berusia 27 tahun dan Aris yang berusia 29 tahun. Proses kelahiran berlangsung secara normal dengan kondisi induk dan anak yang sehat. Saat ini keduanya masih berada dalam pengawasan intensif tim mahout dan tenaga medis untuk memastikan perkembangan bayi gajah berjalan optimal.
Lembah Hijau mencatat bayi gajah yang lahir memiliki berat 123 kilogram, tinggi 83 sentimeter, dan panjang tubuh 114 sentimeter. Kelahiran ini menjadi yang kedua bagi pasangan Mega dan Aris, setelah sebelumnya berhasil melahirkan seekor gajah jantan pada Agustus 2022. Pihak pengelola menyebut pencapaian ini sebagai catatan penting karena merupakan kelahiran gajah Sumatera pertama di luar habitat alami yang terjadi di kebun binatang di Pulau Sumatra.
Sebagai salah satu subspesies gajah Asia yang terancam punah, kelahiran bayi gajah betina ini membawa harapan baru bagi keberlangsungan populasi gajah Sumatera. Kehadirannya menjadi bukti bahwa program konservasi yang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian satwa langka Indonesia untuk generasi mendatang. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)