Tradisi Toron, Momen Perantau Madura Pulang Kampung Saat Iduladha

Medcom • 27 Mei 2026 17:26
Madura: Hari Raya Iduladha menjadi momen istimewa bagi masyarakat Madura, khususnya para perantau yang kembali pulang ke kampung halaman melalui tradisi toron. Tradisi yang berarti 'turun' ini dilakukan warga Madura yang merantau ke berbagai daerah untuk kembali ke tanah kelahiran dan berkumpul bersama keluarga saat Lebaran Kurban.

Sehari sebelum Iduladha, arus pemudik mulai terlihat memadati Jembatan Suramadu. Para perantau datang dari berbagai kota untuk bersilaturahmi dengan orang tua, saudara, dan kerabat setelah lama berada di perantauan. Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun dan masih dijaga kuat oleh masyarakat Madura hingga kini.

Sejarawan Madura, Jimhur Saros, menjelaskan bahwa toron memiliki makna mendalam bagi masyarakat Madura. Selain sebagai bentuk bakti kepada orang tua dan menjaga hubungan keluarga, toron juga menjadi cara para perantau mempertahankan identitas serta ikatan emosional dengan tanah kelahirannya. Tradisi ini juga menjadi ungkapan rasa syukur atas rezeki dan keberhasilan yang diperoleh selama merantau.

Tidak hanya menjadi ajang berkumpul keluarga, toron juga menjadi momen memperkenalkan kampung halaman kepada anak-anak yang lahir dan besar di luar Madura. Tradisi ini umumnya dilakukan saat tiga hari besar Islam, yakni Idulfitri, Iduladha, dan Maulid Nabi Muhammad SAW, namun paling ramai berlangsung saat Hari Raya Iduladha.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MUM)

Medcom Nasional