Beragam hewan dimakamkan di lokasi ini, mulai dari kucing, anjing, kelinci, kura-kura, hingga iguana. Setiap nisan dilengkapi identitas dan foto hewan peliharaan, membuat para pemilik tetap dapat mengenang hewan kesayangannya. Salah satu makam tertua di kawasan tersebut adalah milik seekor anjing dalmatian bernama Nando yang dimakamkan sejak 23 Oktober 1992.
Awalnya, Pondok Pengayom Satwa hanya digunakan sebagai shelter dan tempat pemakaman hewan yang dirawat di lokasi tersebut. Namun sejak tahun 1990, tempat ini mulai dibuka untuk umum dan berkembang menjadi layanan penitipan, pengobatan, kremasi, hingga pemakaman hewan peliharaan. Hingga kini, ratusan nisan masih terawat dengan baik oleh pihak pengelola.
Keberadaan pemakaman hewan ini menjadi alternatif bagi para pecinta satwa yang ingin memberikan penghormatan terakhir secara layak bagi hewan peliharaan mereka. Selain menjadi tempat peristirahatan, kawasan ini juga menyimpan kisah kedekatan emosional antara manusia dan hewan yang selama hidup telah menjadi bagian dari keluarga. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)