Suasana semakin semarak ketika para peserta yang didominasi anak-anak, remaja, hingga orang dewasa berjalan bersama membawa obor menyusuri jalan kampung. Cahaya obor yang menerangi malam berpadu dengan lantunan takbir menciptakan nuansa religius sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
Imam Besar Masjid Jami At-Tahrir Kandang, Tengku Munawar Khalil mengatakan, pawai obor merupakan tradisi tahunan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Tahun ini, kegiatan diikuti lebih dari 300 peserta yang menempuh rute sepanjang 4 hingga 5 kilometer melintasi sejumlah desa hingga Jalan Lintas Nasional Medan–Banda Aceh.
Selain menjadi bagian dari syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi masyarakat. Warga pun diimbau untuk terus menyemarakkan malam takbir dengan mengumandangkan takbir di rumah, masjid, maupun lingkungan sekitar sesuai ajaran agama. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)