Crush Syndrome, Alasan Medis di Balik Infus Darurat Korban Bekasi Timur

Medcom • 29 April 2026 14:38
Dalam kecelakaan seperti di Bekasi Timur, korban yang terjepit berada dalam kondisi medis yang sangat kritis. Meski terlihat sadar, tubuhnya bisa mengalami kerusakan serius yang tidak terlihat.

Salah satu risikonya adalah asfiksia traumatik, saat dada terhimpit dan korban tidak bisa bernapas dengan normal. Selain itu, ada crush syndrome atau sindrom remuk yang dikenal sebagai “cedera yang menipu”.

Saat beban diangkat, racun dari otot yang rusak bisa menyebar dan memicu gagal ginjal atau henti jantung. Karena itu, petugas biasanya memberikan infus sebelum evakuasi untuk menekan risiko tersebut.

Penanganan awal yang tepat sangat penting untuk menyelamatkan nyawa korban.

Dok. Metro TV News & Pexels

Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(rzs)

Medcom Lifestyle Video Viral Kecelakaan kereta Kecelakaan Kereta Api Kecelakaan Kereta Bekasi Timur KRL PT KAI Tim Medis Kesehatan