Begini Gejala Janin Alami Twin to Twin Transfusion Sydrom

Medcom Lifestyle kesehatan kandungan
Medcom • 08 Oktober 2019 21:06
Janin kembar yang dikandung Irish Bella meninggal dunia. Menurut dokter, meninggalnya janin yang dikandung Irish Bella akibat kondisi Twin to Twin Transfusion Syndrome ( TTTS ).

TTTS adalah kelainan yang terkadang terjadi pada wanita hamil yang memiliki kandungan kembar indentik. Dimana TTTS ini terjadi saat pembuluh darah dari bayi yang berbagi plasenta terhubung. Kondisi ini menyebabkan bayi yang sebagai resipien  menerima lebih banyak aliran darah. Sedangkan bayi yang sebagai pendonor menerima aliran darah yang sangat sedikit. Kondisi ini dapat disebut juga sebagai sindrom kronis transfusi inter-twin

TTTS ini dapat dideteksi saat kehamilan memasuki usia pertengahan melalui USG. Kondisi TTTS ini juga dapat dilihat dari ciri - ciri seperti berikut ini :

- Perbedaan ukuran antara 2 kantung ketuban
- Bukti Cairan menumpuk dalam kulit janin
- Penurunan atau sangat sedikitnya cairan amniotik pada bayi kembar pendoror
- Penemuan gagal jantung kongestif pada bayi kembar resipien
- Perbedaan pada tali pusar
- Kelebihan cairan amniotik pada bayi kembar resipien
- Plasenta tunggal
- Perbedaan ukuran pada janin dengan jenis kelamin yang sama

Sementara itu ibu hamil yang mengandung bayi kembar dengan TTTS akan mengalami gelaja seperti :

- Sakit perut, sesak atau kontraksi
- Peningkatan pada berat badan yang mendadak
- Pembengkakan pada tangan dan jari saat awal kehamilan
- Rahim yang berukuran besar
- Merasakan pertumbuhan yang cepat pada kandungan

Namun, sekarang ada 2 pilihan perawatan dengan teknologi yang telah ditemukan :

- Penggunaan Amniocentesis
  Untuk mengeringkan kelebihan cairan yang muncul dan memperbaiki aliran darah pada plasenta. Upaya Amniocentes ini dapat menurunkan risiko kelahiran prematur

- Operasi Laser
   Upaya ini dilakukan untuk menutup koneksi antar pembuluh darah.


Kedua upaya perawatan tersebut memliki persentase keberhasilan 60%. Namun, Amniocentesis mungkin harus dilakukan berulang selama kehamilan. Hal ini untuk menjaga aliran darah tetap baik di dalam plasenta. Sedangkan operasi sesar biasanya hanya dilakukan dalam sekali perawatan.

Twin to Twin Transfusion Foundation merekomendasikan dilakukannya USG setelah 16 minggu hingga akhir kehamilan. Hal ini untuk mengawasi TTTS dan harus tetap dilakukan walau tanda - tanda TTTS telah menurun. 
Sumber Foto ( Freepik.com ), IG ( _irishbella_ )

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif