Kebiasaan merokok, nge-vape, hingga sering nongkrong di ruangan tertutup ternyata bisa meningkatkan risiko seseorang terkena tuberkulosis (TBC).
dr. Rifki Amarullah menjelaskan bahwa perokok memiliki risiko terinfeksi TBC hingga dua kali lebih tinggi. Penggunaan vape juga berpotensi meningkatkan risiko karena dapat memicu peradangan pada paru-paru dan mengganggu sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, kebiasaan nongkrong di ruangan tertutup dengan ventilasi buruk juga perlu diwaspadai. Sebab, bakteri TBC dapat menyebar melalui udara, terutama ketika seseorang berada dalam jarak dekat dengan penderita dalam waktu lama. Penularan bahkan tidak harus terjadi saat penderita sedang batuk, karena bakteri juga bisa menyebar ketika berbicara.
dr. Rifki pun mengingatkan masyarakat untuk menghindari rokok dan vape serta lebih memperhatikan kondisi kesehatan. Jika mengalami gejala yang mengarah pada TBC, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan sejak dini.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
(rzs)