Studio animasi Animaccord akhirnya buka suara setelah serial animasi populer Masha and the Bear dituding sebagai bagian dari propaganda militer Rusia.
Melansir laporan dari The Guardian, juru bicara Animaccord, Melanie Bonvicino, membantah keras tuduhan tersebut. Menurutnya, berbagai klaim yang mengaitkan serial animasi itu dengan propaganda politik tidak memiliki dasar.
Kontroversi muncul setelah sejumlah anggota Parlemen Inggris memprotes visual serial tersebut. Mereka menilai topi bergambar bintang merah yang dikenakan Masha berkaitan dengan NKVD, polisi rahasia Uni Soviet yang dikenal atas pelanggaran hak asasi manusia.
Animaccord membantah tudingan tersebut dengan menegaskan bahwa mereka adalah perusahaan swasta yang beroperasi sesuai hukum dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan pemerintah Rusia. Studio animasi yang berbasis di Siprus itu juga memastikan tidak pernah berafiliasi dengan pemerintah Rusia.
Animaccord berharap publik menilai Masha and the Bear sebagai serial animasi keluarga berdasarkan isi ceritanya.
Dok. X/MashaAndTheBear
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)