Kontroversi ini bermula dari klaim Benjamin Voortmans, pendiri label JUDASSIME asal Antwerp, yang menyebut beberapa koleksi miliknya dikirim ke Korea untuk proyek pemotretan sampul album Jisoo, namun sebagian belum kembali hingga enam bulan.
Ia juga mengatakan jadwal pemotretan sempat tertunda dan komunikasi dengan pihak terkait kurang jelas. Meski sempat mempertimbangkan langkah hukum, Voortmans menegaskan tidak bermaksud menyerang Jisoo secara pribadi, dan hanya ingin mempercepat respons dari pihak terkait.
Terbaru, ia mengaku mendapat kabar bahwa masalah ini sedang diselesaikan, termasuk rencana pengembalian barang di Korea. Namun, ia tetap menyoroti minimnya komunikasi dan menilai hal ini kurang menghargai kerja desainer.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Jisoo maupun agensinya terkait isu tersebut.
Dok. Instagram/judassime & sooyaaa__
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)