Kue apem sering kali kita anggap hanya sebagai camilan tradisional. Padahal, di balik tekstur yang lembut dan rasanya yang manis, tersimpan makna budaya sangat dalam. Apem bukan hanya soal rasa, tapi juga menjadi simbol permohonan maaf, ungkapan syukur, dan wujud solidaritas sosial yang diwariskan turun-temurun.
Tradisi membagikan apem mencerminkan nilai-nilai Pancasila yang hidup dalam keseharian masyarakat. Gotong royong, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama terasa nyata dalam setiap potong apem yang dibagikan. Apem menjadi bukti Pancasila bukan sekadar semboyan, melainkan dijalankan melalui tindakan-tindakan sederhana namun bermakna.
Sumber : Pexels
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)