Prilly Latuconsina murka setelah melihat video yang memperlihatkan seorang instruktur selam WNA diduga menembak seekor penyu di Raja Ampat, Papua. Dalam video tersebut, penyelam asal China itu terlihat menggunakan speargun untuk menembak penyu dari jarak dekat. Penyu yang diduga ditembak kemudian disebut diolah menjadi masakan.
Prilly menilai tindakan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena penyu merupakan satwa yang dilindungi. Ia meminta pihak berwenang menindaklanjuti dugaan kasus tersebut secara serius dan memberikan sanksi kepada pelaku.
Berdasarkan laporan, terduga pelaku diduga tidak hanya menangkap ikan, tetapi juga memburu dan mengonsumsi penyu. Satwa tersebut merupakan jenis yang dilindungi dan memiliki peran penting dalam ekosistem Raja Ampat. Pemerintah Kabupaten Raja Ampat kemudian meminta Kantor Imigrasi Makassar mencegah terduga pelaku meninggalkan Indonesia selama perkara masih diperiksa.
Prilly juga mendorong aturan pariwisata di kawasan konservasi diterapkan lebih ketat. Menurutnya, pendataan wisatawan, pengecekan lisensi, briefing aturan, hingga pengawasan perlu diperkuat agar ekosistem Raja Ampat tetap terlindungi.
Dok. Instagram/prillylatuconsina96
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
(rzs)